Faktor Penyebab Remaja Wanita Jadi cabe-cabean
Cabe-Cabean'Istilah cabe-cabean dan terong-terongan kian menjadi populer dikalangan cowo dan cewe ABG saat ini. Pertayaannya, apa yang menyebabkan para cewe terjerumus dalam cabe-cabean?
Cabe-Cabean'Istilah cabe-cabean dan terong-terongan kian menjadi populer dikalangan cowo dan cewe ABG saat ini. Pertayaannya, apa yang menyebabkan para cewe terjerumus dalam cabe-cabean?
Ghazali, seorang psikolog menjelaskan, anak-anak usia 14 tahun hingga 18 tahun adalah masa pembentukan dan transisi cara berpikir, jika hal ini, kata dia berubah sebelum waktunya mengakibatkan ke 'sesat' dalam berpikir.
Berikut faktor penyebab seorang wanita menjadi cabe-cabean, yang di utarakan oleh Ghazali,
1. Lingkungan
Menurutnya, faktor lingkungan baik dirumah atau disekola menjadi faktor dalam pembentuk cara berpikir dan berperilaku
2. Media
"Terpengaruh film-film atau cerita tentang eksis, populer secara instan, dunia materialistis," ujarnya.
3. Orangtua
Ketidak-dekatan dengan orangtua menjadi faktor besar untuk anak beralih kepada spiritual yang negatif.
Cabe-cabean sebenarnya hanya merujuk pada gadis belia usia SMP dan SMA yang senang keluyuran malam dan nongkrong di dunia balap liar. Sementara terong-terongan terjadi pada remaja pria. Umumnya fenomena ini melanda remaja pria usia 13 hingga 18 tahun. Biasanya remaja pria ini senang dengan kehidupan malam, suka tawuran, dan menghisap ganja.

0 Comments:
Post a Comment